CORDOVA Bookstore Online

Email: info@cordova-bookstore.com 

Telp.: 021-8004760.   

HP/WA: 0813 1594 2235; 0819 3284 6643; 0857 1876 9656

Pin BB: 5851EFF1 

                                                                             

     
Halaman Utama eBook Islam Gratis Artikel Islam Resensi

 

PENULIS:

 

ALI MUHAMMAD ASH-SHALABI adalah seorang sejarawan, ulama dan tokoh pergerakan Islam asal Libya.  Ia lahir di kota Benghazi, pada 1963 M.

 

Ia pernah mendekam selama 8 tahun di penjara rezim Ghadafi.  Setelah bebas, ia pergi dan tinggal di Arab Saudi. Sekarang ia menetap di Qatar.

 

Ali Muhammad ash-Shalabi adalah seorang penulis yang sangat produktif. Ia sudah menulis puluhan buku, yang terutama bertema sejarah, pemikiran dan kebangkitan Islam, serta akidah Islam.

 

Ash-Shalabi menyelesaikan pendidikan S1 nya di Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah. Sedang S2 nya di Universitas Islam Omdurman di Sudan pada Fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir dan Ulumul Quran (1996). Dan ia memperoleh gelar doktor dari universitas yang sama (1999) dengan tesis tentang Studi Mengenai Fikih Kemenangan dan Kejayaan Islam. Gelar doktoral ini beliau dapatkan juga dari Universitas Islam Omdurman di Sudan tahun 1999.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Halaman Muka Cara Pembelian

 

 

BIOGRAFI UTSMAN BIN AFFAN

 

 

 

  Oleh: Prof. Dr. Ali Muhammad ash-Shalabi

 

   Penerbit: Pustaka Al-Kautsar

 

   Isi: 652 hlm, HVS, Hard Cover

   Ukuran: 15,5 x 24,5 cm (1000 gram)

   Harga resmi: Rp 125.000,-
   Harga di CORDOVA: Rp 100.000,-
(Disc. 20%)

  Ongkos kirim: Rp 9.000,- ke Jabodetabek
  Wilayah lain konfirmasi dulu 

 

 

SINOPSIS:

 

Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu (ra.) adalah sosok Khulafa ar-Rasyidun, yang dipilih dan dibaiat pasca meninggalnya Umar bin al-Khathab ra. Ia sosok yang sangat istimewa, karena menjadi menantu dari dua putri Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (saw.): Ummu Kultsum dan Ruqayyah radhiyallahu 'anhuma.

Dia lah satu-satunya sahabat yang menikah dengan dua putri Rasulullah, sehingga mendapat julukan "Dzunnurain" (Lelaki yang Memiliki Dua Cahaya). Rasulullah begitu sangat menghargai sosok sahabat ini, sehingga pada suatu hari, ketika Utsman masuk untuk menemuinya, betis Rasululllah yang tersingkap segera beliau tutupi. Kepada Aisyah beliau mengatakan, "Sesungguhnya aku malu kepada orang yang para malaikat pun malu kepadanya." Atau dalam hadits lain, beliau mengatakan, "Yang paling mempunyai sifat pemalu adalah Utsman."

Utsman bin Affan dikenal sebagai khalifah yang kaya dan dermawan. Hartanya yang melimpah ia gunakan berjihad di jalan Allah. Ia menjadi donatur kaum muslimin dalam beberapa peperangan, juga menjadi donatur dalam memenuhi segala kebutuhan dan fasilitas yang dikhidmatkan buat umat Islam. Setelah Perang Tabuk, Rasulullah saw. bersabda, "Apa-apa yang dilakukan Utsman setelah ini tidak mengapa (dimaafkan dosa-dosanya)."

Begitu cintanya Rasulullah kepada sosok Utsman, maka ketika Utsman dikirim sebagai delegasi kaum muslimin untuk menemui para pemuka Quraisy di Makkah, kemudian tersiar kabar bahwa dirinya dibunuh, Rasulullah segera mengumpulkan para sahabat untuk melakukan baiat agar para sahabat tetap tegar dan berjuang untuk melawan kaum kafir Quraisy. "Ini adalah tangan Utsman," ujar Rasulullah sambil memukulkan telapak tangan kanannya ke atas tangan kirinya. Baiat tersebut kemudian diikuti oleh sekitar 1.400 sahabat, yang siap membela kehormatan Utsman bin Affan. Baiat itu kemudian dikenal sebagai "Baiatur Ridhwan."

Utsman bin Affan adalah sosok yang santun, lembut dan penyabar. Sifat inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para pemberontak, baik dari kaum munafik maupun para pengikut Ibnu Saba untuk menebar fitnah dan melakukan pergolakan pada masa pemerintahan Utsman. Utsman dengan kesabaran dan kecerdikannya tidak terpancing dengan berbagai aksi provokasi tersebut, semata-mata ia tidak ingin menumpahkan darah dan tidak ingin terjadi huru hara yang lebih besar lagi.

Utsman mengetahui peristiwa yang akan menimpanya, pemberontakan dan pembunuhannya, yang sudah diprediksi dan disampaikan oleh Rasulullah kepadanya. Rasulullah bersabda, Barangsiapa yang selamat dari tiga hal, maka sesungguhnya dia selamat (beliau menyebutnya tiga kali); Kematianku, Dajjal dan pembunuhan terhadap khalifah yang sabar dengan kebenaran dan menyampaikannya." Pembunuhan terhadap khalifah yang sabar yang dimaksud adalah Utsman bin Affan ra.


 

***

 

Buku-buku tentang Tarikh, Sirah, Sejarah, Biografi

 

Buku-buku lainnya dari Penerbit PUSTAKA AL-KAUTSAR

 

Kembali ke Halaman Muka

 

 

   

Karya Ali M. ash-Shalabi:

 

1. Biografi Abu Bakar ash-Shiddiq

 

2. Biografi Utsman bin Affan

 

3. Biografi Ali bin Abi Thalib

 

4. Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyyah

 

Kembali ke Halaman Muka