CORDOVA Bookstore Online

Email: info@cordova-bookstore.com 

Telp.: 021-8004760; 0813-15942235; 081932846643

Pin BB: 22D42EDC  &  2A9252EF                                                            

                                                                            

 
 

PENULIS:

 

CAMILLA GIBB

 

Camilla Gibb lahir di London (Inggris) dan tumbuh di Toronto (Kanada. Dia memiliki gelar Ph.D. dalam bidang antropologi sosial dari Oxford University, dan melakukan kerja lapangan di Etiopia untuk memperoleh gelar tersebut.

 

Kedua novelnya sebelum ini, Mouthing the Words, pemenang City of Toronto Book Award tahun 2000, dan The Petty Details of So-and-so's Life, telah diterbitkan di 18 negara, menerima resensi pujian dari seluruh dunia.

 

Dia merupakan salah seorang dari 21 penulis dalam "Orange Futures List" - sebuah daftar penulis muda yang patut diperhitungkan, disusun oleh juri Orange Prize yang bergengsi. Kini dia menjadi Writer in Residence di University of Toronto. Kunjungilah situs Camilla Gibb di www.camillagibb.ca 

 

 

 
Buku Umum Novel Umum Buku Islam Cara Pembelian

 

 

LILLY 

International Bestseller!

Penerima City of Toronto Book Award 2000 dan

CBC Canadian Literary Award for Short Fiction 2001

 

   Penulis : Camilla Gibb

   Isi: 726 hal. Soft cover

   Penerbit: Serambi

   Ukuran:  15 x 23 cm, kertas CD

   Harga di CORDOVA: Rp 49.000,-  

   Ongkos kirim: Rp 8.000,-  untuk seluruh wilayah

   Jabodetabek. Wilayah lain konfirmasi dulu

   BELI, Klik
 

 

SINOPSIS:
 

Gadis kecil kulit putih itu bernama Lilly. Kedua orangtuanya tewas secara misterius, hingga dia diangkat anak oleh seorang sufi Maroko, Abdal Akbar. Dua budaya yang amat berbeda membuat Lilly harus berjuang mengenal hidup.

Cukup lama Lilly merasa hampa dan terhantui kematian orangtuanya, sampai dia menemukan sosok kakak dalam diri Hussein. Hussein-lah yang menemaninya hijrah ke Harar, Etiopia, sebuah kota suci bertembok tempat bermukim para wali. Di sanalah Lilly belajar Islam dan menjadi guru mengaji Al Quran.

Namun, tibalah tahun 1984, ketika setengah juta orang mati kelaparan dan setengah juta lagi meninggalkan Etiopia. Lilly terpaksa harus mengungsi ke London. Berpisah dengan Hussein dan anak-anak didiknya adalah hal tersulit bagi Lilly karena dia juga harus berpisah dari Dr. Aziz Abdulnasser, dokter idealis yang mulai mengisi hatinya.

 

"Semangat yang diperlihatkan Gibb adalah membela kaum perempuan tertindas..." - Republika

 

"Kisah yang menusuk perasaan... menimbulkan rasa empati."  - The Miami Herald

 

 

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kembali ke Halaman Muka